Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Monday, August 3, 2009

Selamat tinggal Mbah surip..



Innalillahi wa innalillahi roji'un..

Turut berbela sungkawa atas meninggalnya Mbah Surip (Urip Ariyanto) pada hari Selasa tanggal 04 Agustus 2009 sekitar pukul 10.30 pagi. Semoga semua kebaikan dan amal ibadah di terima di sisi-Nya. Amiinnn..

Selamat jalan, I lo ve u full..

'Ta gendong kemana-mana..
'



NB: Penyanyi fenomenal ini akan dimakamkan di TPU Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.

Read more...

Friday, July 10, 2009

Bukti rakyat sudah cerdas..

Dimana-mana tema dan topik yang dibicarakan tak jauh dari seputar pemilu pilpres. Televisi, koran, blog.. semuanya membicarakan pilpres. Postingan saya terakhir-pun berkutat di tema itu.

Bagi yang rajin blogwalking pasti sudah jenuh overdosis membaca berita pilpres yang terserak di berbagai blog. Naah.. karena anda sudah sampai di sini, akan saya tambah kejenuhan saudara dengan tulisan berikut, masih dengan tema pilpres. Hihi..

Karena topik ini berat, sedangkan otak saya yang sempit ini tak mampu mengeluarkan wacana sedahsyat ini, khawatir pesan yang
mau disampaikan malah jadi bias, maka maafkan kalau hanya copas dari http://www.ahmadheryawan.com/.


PEMILIHAN PRESIDEN DAN POLITIK PRIMORDIAL
Friday, 10 July 2009 13:28
Oleh: Saiful Mujani

Politik primordial adalah politik yang tumbuh dan berkembang atas nama asal-usul sosial individu atau kelompok, seperti ras, suku, kedaerahan, agama, dan lain-lain. Semua orang punya asal-usul ini bukan karena pilihan, melainkan merupakan takdir hidup. Orang atau kelompok mengejar kekuasaan atas dasar kesamaan asal-usul atau secara sadar mengakui keberagaman asal-usul tersebut dan kemudian menghimpunnya menjadi kekuatan bersama. Bukan atas pertimbangan kemampuan, tanpa mempertimbangkan asalusul itu sebagai faktor utama (meritokratisme).

Dalam masyarakat kita, salah satu bentuk politik primordial adalah politik aliran: sikap dan perilaku politik yang tumbuh dan hidup dari keyakinan atau paham keagamaan. Diyakini bahwa dalam masyarakat kita ada dua aliran keagamaan (Islam) utama: santri dan abangan. Yang pertama dinilai taat menjalankan perintah agama Islam; yang kedua dinilai tidak atau kurang.
Politik elektoral

Pada 1950-an, kaum santri membangun dan mendukung partai-partai Islam, seperti Partai NU dan Masjumi; kaum abangan partai-partai “nasionalis”, seperti PNI dan PKI. Tema dikotomis “Islam” vs “nasionalis” mungkin kurang pas. Yang lebih pas mungkin “partai-partai sekuler” versus “partai-partai Islam”. Pada 1950-an, kekuatan partai Islam sekitar 43 persen di tengah- tengah penduduk yang hampir semuanya beragama Islam. Ini mengindikasikan bahwa, sejak awal politik kepartaian, umat Islam umumnya berorientasi politik sekuler. Setelah 44 tahun (pada Pemilu 1999), dukungan terhadap partai-partai Islam menurun menjadi sekitar 37 persen. Ini pun kalau PKB dan PAN dimasukkan dalam kelompok partai Islam. Dalam Pemilu 2004, kekuatan partai Islam tidak banyak berbeda dengan hasil Pemilu 1999. Tapi, pada Pemilu 2009, kekuatan partai Islam merosot cukup tajam, menjadi sekitar 26 persen.

Politik Islam/santri semakin menurun dalam 60 tahun perjalanan bangsa kalau dilihat dari perkembangan politik kepartaian. Politik aliran menjadi semakin tidak penting di tengah-tengah umat Islam yang kelihatan semakin taat menjalankan agamanya, di tengah-tengah jilbab dan baju koko.

Semakin tidak signifikannya politik santri ini terlihat lebih jelas dalam politik presidensial, yakni pilihan warga atas caloncalon presiden dalam pemilihan presiden. Pada pemilihan presiden 2004, ada dua calon yang biasa diidentifikasi sebagai calon santri, yakni Amien Rais dan Hamzah Haz. Dalam pemilu tersebut, Hamzah Haz mendapat suara sekitar 5 persen, dan Amien Rais sekitar 14 persen. Keduanya tersisih di putaran pertama. Yang masuk putaran kedua, SBY dan Megawati, biasa dianggap sebagai tokoh dari kaum abangan. Sekali lagi, politik Indonesia dikuasai oleh tokohtokoh abangan di tengah-tengah lautan jilbab dan baju koko.

Tapi, menjelang pemilu presiden 2009, sejumlah elite dan partai berusaha melawan arus politik elektoral Indonesia yang semakin menjauh dari konsep politik aliran tersebut. Amien Rais, misalnya, menjelang deklarasi calon presiden- wakil presiden SBY-Boediono, secara terangterangan menolak Boediono sebagai calon wakil presiden bagi SBY karena pilihan terhadap ekonom ini bertentangan dengan pakem klasik politik Indonesia. Memilih Boediono berarti mengabaikan aspirasi umat Islam dan representasi luar Jawa. Sejumlah elite PKS juga beretorika dengan bahasa yang sama. Dikatakan bahwa pemilihan Boediono sebagai calon wakil SBY tidak menampung aspirasi politik umat Islam.

Menjelang pemilu presiden

Tidak sedikit pula pengamat sosial-politik yang masih terpaku pada konsep politik aliran ini. Tiap calon presiden dan wakil presiden dipreteli asal-usulnya, bahkan anak-istrinya, apakah mencerminkan kombinasi aliran atau tidak. JK, misalnya, ditafsirkan lebih mewakili umat Islam karena lebih santri, pernah menjadi aktivis HMI, misalnya. Asal sukunya Bugis dan daerahnya wilayah timur Indonesia. Istrinya berasal dari wilayah barat Indonesia. Wakilnya, Wiranto, lebih mewakili kaum abangan dan etnis Jawa. Tapi istrinya dari daerah timur Indonesia (Gorontalo) dan mencerminkan kaum santri. Karena kombinasi- kombinasi seperti ini dalam pasangan JK-Wiranto, tim suksesnya menyebut pasangan ini “Pasangan Nusantara”.

Justifikasi bahwa perilaku keagamaan masyarakat sangat penting dalam menentukan pilihan, Wiranto secara eksplisit menyatakan bahwa istri pasangan JK-Wiranto ini berbeda dengan istri pasangan SBYBoediono, karena istri JK-Wiranto berjilbab, sedangkan istri SBY-Boediono tidak. Apa yang diharapkan dari ungkapan itu adalah menarik pemilih muslim, karena jilbab dinilai positif dan penting secara politik. Jilbab sebagai bahasa politik juga digunakan sebagian elite PKS ketika mereka melakukan bargaining untuk menolak Boediono sebagai calon wakil presiden bagi SBY.

Walaupun tidak bertumpu pada konsep aliran, pasangan Mega-Prabowo dinilai cukup mencerminkan keberagaman Nusantara. Keduanya dinilai abangan, tapi masingmasing berasal-usul dari suku bangsa dan daerah yang cukup beragam. Mega adalah seorang putri dari pasangan Jawa- Bali (ayahnya) dan Bengkulu (ibunya). Sedangkan Prabowo berasal dari seorang ayah Jawa dan ibu Manado, abangan dan Katolik. Jadi lebih mencerminkan keberagaman dibandingkan dengan pasangan SBY-Boediono.

Pasangan SBYBoediono dinilai sangat homogen dari sisi aliran politik, suku bangsa, dan kedaerahan. Keduanya dianggap berasal dari kaum abangan, etnis Jawa, dan daerah Jawa Timur. Bahkan Jawa Timur “pedalaman” atau “Majapahitan”. Pilihan SBY terhadap Boediono, menurut Amien Rais, bertentangan dengan pandangan yang sudah baku atau klasik tentang pembelahan politik Indonesia.

Indonesia. Amien dan politikus-politikus lain, serta para pengamat politik yang berkacamata politik primordial, mungkin benar bahwa pasangan SBY-Boediono mengabaikan pakem klasik politik Indonesia. Namun, validitas klaim tersebut tidak terlihat dalam politik kepartaian dan dalam pemilu presiden 2004.

Apa yang dianggap sebagai pakem klasik politik Indonesia mungkin sudah luntur; tak mampu lagi menangkap dinamika sosial-politik yang sedang terjadi di masyarakat kita. Sekularisasi politik sedang berlangsung dalam masyarakat. Pada 1950-an, sekularisasi ini belum sekuat sekarang meskipun mayoritas kekuatan politik di parlemen sekuler (PNI, PKI, PSI, dan sejumlah partai kecil lain). Sekularisasi pada 1950-an lebih ideologis, terutama karena pertarungan ideologi politik yang tajam dalam konteks Perang Dingin, terutama antara Islam dan PKI. Pengaruh pertentangan ideologi ini berakar kuat dalam masyarakat, di mana santri versus abangan sangat kuat, setidaknya kalau kita baca karya tahun-tahun itu.

Sekarang sekularisasi politik berlangsung dalam pengertian bahwa masyarakat membedakan kehidupan individual dan sosial dari kehidupan politik. Polarisasi politik kurang ideologis. Ideologi politik sudah mati. Sejak Orde Baru hingga sekarang kita tidak bisa membedakan ideologi partai-partai politik tersebut. Deideologisasi politik ini dipercepat oleh Orde Baru, yang pada dasarnya anti-ideologi dan antipolitik dalam arti tidak menoleransi kebebasan dan keberagaman kekuatan politik. Tapi, di sisi lain, Orde Baru mendorong pembangunan kehidupan keagamaan di tingkat individu, keluarga, dan organisasi sosial. Berhenti sampai di situ. Maka kesalehan individual berkembang dan terpisah dari kekuatan politik.

Tempaan Orde Baru ini membentuk sekularisasi politik sekarang. Kita melihat muslimah-muslimah seperti istri Wiranto atau JK yang berkerudung. Tapi partai mereka bukan PKS atau PPP, melainkan Hanura atau Golkar, yang bukan partai Islam; tidak banyak berbeda dengan Demokrat atau PDI Perjuangan. SBY-Boediono, yang dianggap kurang santri, justru didukung oleh partai-partai Islam (PKS, PPP, PKB, PAN, PBB, PBR, dan lain-lain). Pertimbangan politik murni, misalnya keyakinan akan peluang menang lebih besar, lebih dikedepankan.

Bila pemilu presiden 2009 dimenangi pasangan SBY-Boediono, politik aliran dan lebih luas lagi politik primordial akan menjadi semakin tidak penting. Polarisasi agama, etnik, dan wilayah tidak lagi menjadi basis sosial untuk kepemimpinan nasional. Mungkin ia telah digeser oleh wawasan baru tentang makna agama dan wawasan Nusantara. Saleh secara individual dan sosial, dan tetap menjaga semangat kedaerahan secara sosial, tapi lebih mengedepankan pertimbangan yang lebih inklusif, beyond primordialisme, adalah faktor-faktor dalam menentukan kepemimpinan nasional. Memilih SBY-Boediono mungkin bukan karena sentimen kejawaan atau kejawen menguat, melainkan mungkin karena persepsi pemilih bahwa pasangan ini lebih baik untuk memimpin Indonesia menurut meritokratisme. Apakah akan begitu pemilih kita pada pemilu presiden 2009? Kita lihat.

Read more...

Sunday, April 12, 2009

One Man, One Tree..

Karena ketidakberdayaan dan ketidakmampuan saya dalam mengurangi dan memperbaiki kerusakan bumi tempat hidup kita semua, maka melalui blog yang ecek-ecek ini saya posting undangan dari Departemen Kehutanan RI. Anggaplah sebagai bentuk kecil partisipasi saya demi terciptanya lingkungan yang lebih baik.



Yth Teman-teman pencinta
dan yang perduli akan lingkungan dan alam,

Seiring dengan meningkatnya pemanasan global dan dalam rangka meningkatkan
kesadaran masyarakat akan kelestarian dan kehijauan Hutan Indonesia,
Departemen Kehutanan RI menyelenggarakan pameran dan forum "Indonesia
Green Forestry Expo 2009" pada tanggal 14 - 17 April 2009 di Assembly
Hall, Jakarta Convetion Center, pukul 10.00 - 20.00 WIB.

Pameran dan Forum terbuka GRATIS untuk umum. Dan GRATIS bibit tanaman buah
dibagikan kepada pengunjung sebagai bagian dari aksi "One Man. One Tree"
untuk hijau Indonesia.

Pada acara pameran dan forum, Anda akan mendapatkan informasi seputar, a.l :
- Informasi Hutan Indonesia, taman nasional, wisata alam
- Program-program edukatif dan interaktif penyelamatan hutan, dan hal
kecil apa yang dapat Anda lakukan untuk ikut menyelamatkan Hutan.
- Produk-produk, jasa, dan teknologi Kehutanan
- Program-program Corporate Social Responsibility Kehutanan, Reklamasi
pantai dan Hutan dll.

Terlampir brosur informasi acara.

Mohon kiranya di-forward ke rekan-rekan lain yang mungkin berminat. Dengan
satu klik Anda ikut berpartisipasi meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya hutan.

Terimakasih,
Dengan Hormat,

Departemen Kehutanan RI beserta Panitia Penyelenggara.





Read more...

Thursday, January 1, 2009

Beasiswa ITB Untuk Semua


Program "ITB Untuk Semua" adalah suatu skema penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung yang secara khusus menyediakan bangku kuliah bagi para lulusan sekolah menengah umum dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi (penghasilan kedua orang tua di bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat). Uang pendidikan, ongkos tempat tinggal, dan biaya hidup selama menempuh kuliah di Bandung akan didanai beasiswa "ITB Untuk Semua" (alokasi dana 100 jt per anak utk lima tahun). Dana akan diperoleh dari alumni ITB, baik perseorangan atau berkelompok (alumni yg sudah bersedia menjadi orang tua asuh adalah Ir. Benny Subianto, Ir. Martiono Hadianto, Ir. Betty Alisjahbana, Ir. Karen Agustiawan, dll). Sekitar 100 bangku kuliah disediakan secara khusus bagi para lulusan SMU angkatan 2009 dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi.

Para calon penerima beasiswa akan mengikuti Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi ITB (PMBP) jalur beasiswa penuh. Sebelum kuliah, para calon yang diterima akan mengikuti masa persiapan untuk membantu penyesuaian diri dengan suasana kuliah serta kehidupan di Bandung. Selama kuliah, para mahasiswa program "ITB Untuk Semua" akan mendapat pembimbing khusus untuk membantu menyelesaikan kendala studi dan mengatasi persoalan personal yang mungkin muncul selama menempuh kuliah di ITB. Para mahasiswa juga akan diberi kesempatan mengikuti ceramah-ceramah inspirasional, studi banding ke lokasi-lokasi penerapan teknologi tepat guna, dsb. Para lulusan program "ITB Untuk Semua" diharapkan kelak akan menjadi agen perubahan di daerah asal mereka.

A. Persyaratan


Para calon penerima beasiswa "ITB Untuk Semua" harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

* Calon lulusan sekolah menengah umum pada tahun ajaran 2009 (bidang studi IPA untuk fakultas Sains dan Teknik).
* Berasal dari keluarga yang tak mampu secara ekonomi (penghasilan kedua orangtua di bawah Upah Minimum Regional setempat)
* Memiliki prestasi akademik yang sangat baik.
* Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah (lebih diutamakan yang memiliki bakat memimpin)
* Mendapat rekomendasi dari kepala sekolah
* Bersedia mengikuti ujian penerimaan yang dilakukan ITB


B. Bidang Studi yang Dapat Dipilih

Fakultas/Sekolah yang dipilih oleh calon penerima beasiswa adalah sbb:

* Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD),
* Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL),
* Fakultas Teknologi Industri (FTI),
* Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA),
* Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD),
* Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM),
* Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI),
* Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK),
* Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB),
* Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH),
* Sekolah Farmasi (SF),
* Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

C. Cara Mendaftar


Kirimkan berkas formulir pendaftaran (pada halaman terakhir leaflet ini, boleh di-fotocopy) dengan dilengkapi dokumen sbb:

* Fotocopy halaman depan rapor SMU dan halaman-halaman nilai (dari semester I hingga V) yang telah dilegalisir pihak sekolah
* Surat keterangan berasal dari keluarga yang secara ekonomi tak mampu dengan ditandatangani Ketua RT/RW (Yang dimaksud keluarga yang secara ekonomi tak mampu adalah penghasilan kedua orangtua per bulannya di bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat. Kami akan> melakukan survey lapangan secara random untuk mengetahui kondisi keluarga calon mahasiswa)
* Surat dukungan/referensi dari kepala sekolah
* Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang menjelaskan mengapa pendaftar ingin mengikuti program "ITB Untuk Semua"
* Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang menggambarkan kondisi keluarga pendaftar [Misalnya, menceritakan pekerjaan orang tua, kegiatan pendaftar di luar sekolah, kondisi masing-masing anggota keluarga, dsb]

Berkas pendaftaran lengkap dimasukkan amplop coklat berukuran besar dan dikirim ke:

Panitia Penerimaan Beasiswa "ITB Untuk Semua"
Direktorat Pendidikan ITB

u.p. Kasubdit Penjaringan Mahasiswa/Ketua Lembaga TPB
Gd. CCAR ITB Lt.4
Jl. Tamansari 64 Bandung

Berkas paling lambat dikirimkan pada 20 April 2009 (cap pos)

Ujian Penerimaan
Panitia seleksi tahap awal program "ITB Untuk Semua" akan melakukan penilaian berdasarkan berkas yang masuk. Penilaian meliputi:

* Kemampuan akademik
* Motivasi (dilihat dari tulisan mengapa pendaftar ingin mengikuti program "ITB Untuk Semua")
* Kondisi keluarga (dilihat dari tulisan kondisi keluarga pendaftar)
* Pengujian kebenaran data yang diberikan kepada pihak sekolah

Dari hasil penilaian tersebut, panitia tahap awal akan memanggil (melalui surat) calon-calon potensial untuk mengikuti Ujian Saringan Masuk (USM) jalur PMBP terpusat dan wawancara di kampus ITB di Bandung. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi selama ujian akan disediakan oleh ITB. Ujian ini akan berlangsung pada 29 Mei- 31 Mei 2009.

Panitia akan mengumumkan penerima beasiswa (hanya calon potensial, yang diterima yang akan dikirimi surat) pada pertengahan bulan Juni 2009. Penerima beasiswa akan berkumpul kembali di Bandung pada akhir bulan Juni 2009 untuk mengikuti program penyesuaian diri.

Pada bulan Agustus 2009, penerima beasiswa "ITB Untuk Semua" mulai mengikuti perkuliahan di ITB.

ITB Harmonia in progresio

Read more...

Monday, October 13, 2008

Matahari bersinar 36 jam.. (HOAX)

Baru saja saya mendapat pesan melalui YM yang berbunyi:

Pada tanggal 17 Oktober 2008, matahari akan terus menyinari kita selama 36 jam (1.5 hari). Dan selama itu Amerika dan tetangga2 nya akan gelap 1.5 hari.Ini akan mengkonversi 3 hari menjadi 2 hari besar. Ini terjadi setiap 2400 tahun sekali.Kita beruntung dapat menyaksikan dan merasakannya,beri tahu teman2 yah...

Berita ini hanya hoax belaka.

Indonesia berada pada garis khatulistiwa yang panjang malamnya sama dengan panjang siangnya, yaitu sekitar 24 jam. Dan fenomena ini sudah menjadi ‘nasib’ dan ‘ketentuan’ bagi kita. Panjang malam dan siang terjadi karena bumi yang berotasi. Perubahan lamanya siang dan malam berarti ada perubahan pada kecepatan rotasi bumi. Dan jika ini terjadi, tentunya akan menyebabkan kejadian yang sangat luar biasa. Cuaca secara global pastinya akan ikut terpengaruh. Kecepatan angin, curah hujan, temperatur bumi, dan lainnya. Sehingga kabar tentang siang 36 jam yang terjadi tanggal 17 Oktober besok di Indonesia adalah hoax. Berbeda dengan daerah kutub, baik itu kutub selatan dan utara. Siang dan malam memang biasa terjadi sangat panjang. Bahkan bisa berbulan-bulan.

Artikel terkait:


Read more...

Monday, September 22, 2008

Melamin, Additive pada Susu

Saya miris mendengar dan membaca berita tentang susu bayi yang terkontaminasi melamin. Ribuan bayi menjadi korban.

Ck..ck.. koq tega ya orang yang menambahkan melamin ke dalam susu. Apa gak mikir? Kasihan para ibu. Anak adalah segalanya. Berusaha sekeras mungkin memberikan yang terbaik buat mereka. Eh.. malah yang didapat susu beracun.

Sebetulnya untuk apa sih melamin di tambahkan dalam susu? Dan apa saja bahaya dari melamin ini? Cari tahu yuk..

Melamin adalah basa organik dengan rumus kimia C3H6N6. Zat ini merupakan trimer dari cyanida. Bersama dengan formaldehyde melamin digunakan untuk memproduksi resin melamin, plastik yang sangat tahan panas, dan busa melamin, produk polimer pembersih. Melamin merupakan metabolit dari cyromazine, salah satu senyawa pestisida.

Melamin ditambahkan ke dalam susu untuk membuat ‘seolah-olah’ kadar protein dalam susu tinggi.

Hal ini biasa dilakukan pada hewan ruminant (sapi, kerbau, dan lainnya) untuk meningkatkan asupan nitrogen. Berbeda dengan hewan lainnya, hewan ruminant seperti sapi memperoleh asupan nitrogen dari proses fermentasi makanan bukan protein (makanan utama sapi adalah rumput-rumputan) oleh bakteri yang terdapat dalam sistem pencernaan. Nitrogen hasil fermentasi ini disebut sebagai non-protein nitrogen (NPN). Nah melamin ini dianggap bisa menjadi sumber non-protein nitrogen (NPN). Meskipun hal ini masih menjadi kotroversi.

Sayangnya, demi mendapat keuntungan lebih, hal ini juga dilakukan pada susu. Melamin ditambahkan sebagai aditive sumber NPN. Padahal jelas-jelas manusia berbeda dengan sapi dan ruminant lainnya. Sistem pencernaan manusia tidak memiliki bakteri yang dapat melakukan fermentasi seperti pada sapi. Alih-alih dapat meningkatkan asupan nitrogen, melamin malah menyebabkan keracunan seperti yang terjadi di China baru-baru ini.

Selain itu juga penambahan melamin di ‘atas kertas’ memang betul-betul dapat menaikkan kandungan protein. Analisa protein biasanya dilakukan dengan metode kjeldahl, mengukur jumlah nitrogen yang kemudian dikonversi menjadi jumlah protein dengan suatu tetapan standar. Saat dilakukan uji analisa kandungan protein, hasil menunjukkan kandungan nitrogen yang besar. Padahal sebenarnya angka tesebut diperoleh bukan hanya dari protein, namun juga melamin. Karena melamin ini memiliki gugus nitrogen, maka jumlah nitrogen yang terukur akan semakin bertambah dan otomatis akan membuat kandungan protein seolah-olah tinggi.

Kandungan protein yang tinggi memang biasa dijadikan parameter untuk menentukan kualitas susu. Sehingga bila di atas kertas suatu produk susu mempunyai jumlah protein yang besar, dapat dikatakan ia mempunyai kualitas yang baik. Maka produsen-pun berusaha agar produknya memiliki kandungan protein yang tinggi.

Lantas dimana bahaya zat melamin ini?

Melamin mempunyai LD50 >3000 mg/kg berdasar data percobaan terhadap tikus. Melamin dapat membuat iritasi bila terhisap dan bila kontak dengan mata atau kulit. Melamin juga dapat mengakibatkan kerusakan pada reproduksi, kandung kemih, dan batu ginjal. Juga dapat menyebabkan kanker.

Ini adalah bukti nyata bahwa yang namanya sintetis buatan manusia pasti suatu saat ada kesalahannya. ASI jauh lebih baik dari susu formula. Ini yang harus di ingat oleh para ibu. Jadi apabila tidak dalam kondisi darurat (misal: ASI tidak keluar) sebaiknya ASI menjadi pilihan utama bagi bayi.

Selain itu juga, hati-hatilah pada alat makan yang terbuat dari melamin. karena seperti halnya plastik, alat makan dari melamin juga dapat berbahaya dan menjadi tempat bermigrasinya zat-zat berbahaya ke dalam makanan. Baca tentang bahaya alat makan dari melamin di sini.

Dan saya baru saja memperoleh informasi bahwa ada beberapa produk yang beredar di indonesia yang ditarik peredaraannya sehubungan dengan kandungan melamin. produk-produk berikut adalah coklat M&M’s, coklat batangan snickers, mentos yogurt, biskuit nobisco, coklat batangan dove, wafer oreo, want want one baby bites, susu dutch lady, permen lembek susu cap kelinci putih, dan semua makanan yang mengandung susu buatan shina seperti vitamin C. Saya masih belum tahu apakah informasi ini benar atau tidak. Tapi tak ada salahnya kita berhati-hati.


Source:

Read more...

Thursday, September 11, 2008

Info Mudik Bareng 2008

Sebentar lagi lebaran. Dan fenomena yang hanya terjadi di Indonesia, MUDIK, akan kembali menyibukkan seluruh kehidupan di negara ini. Jauh-jauh hari persiapan mudik sudah terasa. Perbaikan jalan, persiapan sarana transportasi, tiket kereta api yang sudah habis terjual. Dan tak lupa juga fenomena para pemudik sepeda motor yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan.

Sepertinya masyarakat lebih memilih mudik dengan kendaraan roda dua walaupun mereka menyadari resiko yang di tanggung lebih besar. Dan saya yakin hal ini karena ekses dari kurangnya alat transportasi yang memadai dan nyaman. Problem macet yang tiap tahun terulang dan belum bisa diatasi, entah karena jalan rusak, pasar kaget, jalan sempit, harga BBM yang mahal menyebabkan harga tiket ikut terdongkrak. Belum lagi permasalahan lainnya.

Semuanya membawa kenyataan bahwa sepeda motor merupakan alternatif transportasi yang sangat bisa diandalkan. Tidak heran bila tiap tahun pemudik sepeda motor kian meningkat. Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menghimbau untuk tidak memakai sepeda motor. Bah.. “Terlalu besar resikonya”, katanya. Bah.. Sediakan dulu sarana transportasi yang murah dan nyaman. Yang cukup untuk menampung pemudik. Perbaiki dulu jalan sehingga tidak ada macet yang berhari-hari. Kalau semua beres, kamipun tak bakal sudi bersusah-susah menempuh jarak 600 km dengan sepeda motor.

Diluar rasa lelah dan resiko yang besar, mudik dengan sepeda motor memang menyajikan petualangan yang mengsyikkan. Terutama bagi para pemuda yang belum berkeluarga, seperti saya (ha..ha,..promosi bolehkan..). Lebih menyenangkan lagi bila dilakukan bersama-sama dalam rombongan yang tertib dan teratur. Maka saya sarankan untuk mengikuti acara mudik bareng yang banyak diadakan. Berikut informasi mengenai acara mudik bareng dengan sepeda motor.

1. Mudik bareng Kompas Gramedia Group (KKG) dan PT Astra Honda Motor (AHM). Pendaftaran : Tanggal 8 Agustus - 19 September.

  • Syarat : Bayar Rp 75 rb, KTP, SIM, STNK
  • Fasilitas : BBM 5 kali pengisian, kawalan polisi, doorprize 3 unit motor.
  • Berangkat : 26 September

2. Mudik bareng XL, 26 September - 3 Oktober

3. Mudik bareng YAMAHA

  • Fasilitas : 1 pc Jaket Yamaha, 1 set sarung tangan Yamaha, 1 pc busi dan 1 botol oli Yamahalube, stiker dan uang bensin Rp 30.000,-
  • Berangkat : 27-28 September 2008

4. Mudik bareng Thunder, jalur sumatera.

Untuk saat ini hanya itu info mudik bareng yang saya dapat. Saya akan coba untuk terus meng-update. Pesan saya. Hati-hati, dan drive safety. Tentang tips dan informasi mudik dengan sepeda motor Jakarta-Jogja, bisa dilihat di sini.

Read more...

Monday, September 8, 2008

Situs TMC Polda Metro Jaya di Acak-acak



Satu lagi tingkah ulah para ahli IT Indonesia. Situs Traffic Management Center milik Polda metro jaya di acak-acak cracker. Tampilan situs ini dirubah dan terdapat tulisan dalam bahasa Inggris yang menyatakan bahwa kepolisian RI adalah sarang bagi para koruptor. Dan juga terkait banyaknya kasus selebritis yang masuk ke dalam dunia politik.

Apakah aksi hantu dunia maya ini ada kaitannya dengan pesan yang disampaikan. Katakanlah sebagai wujud protes atas budaya korupsi di kepolisian dan fenomena selebritis yang hijrah ke politik, atau ada maksud lain?

Apapun tujuannya, kejadian ini membuat saya tersenyum dan berpikir, ternyata orang kita banyak yang pintar. :)

Terakhir saya coba untuk membuka situs TMC, namun situs tidak dapat di akses.

Berikut pesan dari para cracker.


Read more...

Wednesday, August 27, 2008

Untung di Indonesia..


Ck..ck..ck..
Cuma geleng-geleng kepala saya membaca berita ini. Ternyata walau sesulit-sulitnya tinggal di Indonesia, tapi masih ada yang lebih parah.

Di Kamboja, saking parahnya inflasi menerjang negeri itu, penduduk sudah tidak mampu lagi untuk membeli daging yang melonjak luar biasa tinggi harganya. Maka beralihlah mereka ke daging tikus. Terenyuh saya melihat dan membaca berita ini. Saya jadi berpikir. Mungkin ini yang dirasakan dan dipikirkan warga negara lain yang notebene lebih maju waktu melihat berita tentang negara kita yang miskin, banyak bencana alam, krisis energi (listrik), sampai budaya korupsi.

Fiuh.. akhirnya. Bisa juga saya menyukuri tinggal di Indonesia. Mungkin memang terkadang perlu untuk melihat negara lain yang lebih menderita dari kita. Agar kita lebih merasa bersyukur dan menghormati bangsa kita sendiri. Agar percaya diri kita tumbuh. Tidak selalu merasa sebagai bangsa yang kecil dan tersisih. Hidup Indonesia..

Kasihan untuk saudara kita di Kamboja..

Read more...

Thursday, July 10, 2008

Selamat Tinggal Mak Erot..

Siapa tak kenal Mak Erot? Wanita tua yang dikenal sebagai ahli reparasi 'onderdil' kaum Adam itu benar-benar sangat masyhur. Ada berita duka: Mak Erot meninggal dunia beberapa minggu lalu. Ratusan orang berdatangan untuk melayat. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang ikut mengantarkan jenazah Mak Erot ke tempat peristirahatan terakhirnya. Namun, belum jelas apakah yang meninggal dunia itu Mak Erot asli atau palsu. Sebab, seperti anda tahu, banyak pihak yang mengklaim sebagai Mak Erot.

Meski Mak Erot meninggal, namun kisah pengobatan Mak Erot bisa jadi akan terus berlanjut. Sebab, saat ini sudah banyak pihak yang melakukan pengobatan sejenis dengan mengklaim sebagai anak dan cucu Mak Erot. Karya Mak Erot sepertinya tetap akan melegenda.

Soal 'menyulap' ukuran penis, nama Mak Erot sudah menjadi jaminan mutu. Di tangannya, konon, alat vital pria bisa diubah menjadi lebih besar dari sebelumnya.
Hebatnya lagi, sang pasien bisa menentukan ukuran yang mereka mau, baik diameter maupun panjangnya. Inilah yang membuat banyak pria yang kurang puas dengan 'miliknya' menjadi pasien Mak Erot.

Soal ukuran ini, Mak Erot menggunakan leumeung (sejenis ketan berbentuk bulat panjang) sebagai katalog. Ukuran leumeung itu bervariasi, mulai diameter 5 cm dengan panjang 20 cm. Ukuran paling besar adalah diameter 8 cm dan panjang 21 cm. Para pasien dipersilakan untuk memilih mana ukuran yang mereka inginkan dengan menunjuk leumeung-leumeung tersebut.

(Pernahkan anda membayangkan seberapa besar diameter 8 cm dan panjang 21 cm? Wuahh.. besar sekali. Diameter 8 cm itu sangat besar. Coba anda ambil penggaris, anda bisa melihat seberapa besar diameter 8 cm. Saya bertanya-tanya, apakah ada manusia Indonesia dengan barang berdiameter 8 cm dan panjang 21 cm..?? seandainya ada, apa tidak malah mengerikan? Ha..ha.. )

Setelah pasien menentukan pilihannya, maka proses 'pengobatan' pun dilakukan. Tidak ada alat bantu yang digunakan. Pasien hanya diminta berbaring untuk dipijat.

Proses pemijatan tidak berlangsung lama, hanya sekitar 15 menit. Setelah itu, Mak Erot akan memberikan air putih yang telah diberikan mantera dan kemudian memakan leumeung tersebut. Leumeung itu harus dimakan langsung sampai habis.
Pasien selanjutnya diberikan minyak untuk dioleskan di alat kelaminnya. Untuk hasil yang maksimal, pasien biasanya dilarang melakukan hubungan seks sekitar 1 minggu.

Namun, kini Mak Erot telah meninggal sekitar seminggu yang lalu. Kematian Mak Erot membuat banyak orang kaget. Mereka berdatangan untuk melayat ke kediaman Mak Erot di Desa Caringin, Cisolok, Sukabumi.

Ketenaran nama Mak Erot memang tidak diragukan lagi. Namun anehnya, itu tidak berarti orang mudah bertemu dengannya. Untuk sampai ke rumah 'The Real Mak Erot' butuh perjuangan keras.

Dengan demikian, perlu perjuangan lumayan keras untuk bisa sampai ke rumah Mak Erot yang asli di Desa Caringin, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Calon pasien akan berhadapan dengan banyaknya papan petunjuk arah yang berseliweran.

"Ayo Mak Erot...Mak Erot," teriak para tukang ojek di mulut Kecamatan Cisolok setiap melihat mobil dengan plat nomor dari luar kota Sukabumi. Tukang ojek ini memang siap mengantar orang ke rumah Mak Erot. Meski ternyata, rumah yang dituju berbeda-beda letaknya.

Untuk sekali antar, para tukang ojek ini mematok ongkos puluhan ribu rupiah. Biasanya jumlah yang mereka tawarkan bukan harga mati, masih bisa ditawar lagi. Tapi masalahnya, tidak semua tukang ojek itu mengantar calon pasien ke rumah Mak Erot yang asli.

Selain tukang ojek, masalah lainnya adalah banyaknya calo. Mereka semua mengaku sebagai perwakilan keluarga Mak Erot yang asli. Yang bikin repot, para calo itu semuanya tampak meyakinkan.

Alih-alih bertambah gagah perkasa, 'burungnya' malah bengkak tidak karuan.



Dirangkum dari www.detik.com

Read more...

Sunday, June 29, 2008

Serba serbi Isotonik

Saya melihat iklan minuman isotonik yang marak di televisi. Saya miris dan tergelitik untuk mengomentari iklan yang lugas namun dapat menyesatkan. Sebelumnya saya perlu menekankan, bahwa tulisan saya ini tidak memiliki tendensi apa-apa. Tidak juga bermaksud menjelek-jelekkan produk isotonik dan menciptakan kesan negative terhadap produk ini. Saya hanya mencoba untuk memberikan informasi yang berimbang sehingga masyarakat dapat menentukan dan memutuskan dengan lebih bjaksana.

Minuman isotonik adalah minuman yang mengandung ion-ion yang berguna bagi tubuh, sebagian besar adalah ion Sodium (Na) dan Klorida (Cl). Minuman ini juga diklaim sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat.

Apabila kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung di dalam tubuh akan keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat tersebut tidak digantikan, sel-sel tubuh lama kelamaan akan rusak dan mati. Persoalannya dari manakah tubuh memperoleh zat-zat tersebut? Apakah harus melalui minuman? Jawabannya tidak!!

Minuman isotonik sebetulnya tidak berbeda dengan air putih biasa yang ditambahkan sedikit garam dapur. Garam dapur yang larut dalam air terpecah sebagai ion Na dan Cl. Ion yang sama yang terdapat dalam minuman isotonik. Sehingga tidak berbeda dengan larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu lalu di beri tambahan zat lain, seperti vitamin.Dan jangan dikira ion-on ini hanya dapat diperoleh dari minuman. Akan tetapi dari makananpun ion-ion ini bisa diperoleh. Masakan yang diberi garam dapur dan buah-buahan mengandung jumlah ion yang cukup untuk kebutuhan tubuh.

Dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedngkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak kebutuhan ion-ion ini tentu saja jauh lebih sedikit. Dalam makanana sehari-hari, sebetulnya kebutuhan in telah tercukupi. 1 ons daging mengandung 70 mg natrium, sementara 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium. Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah dan sayur juga mengandung natrium. Oleh karena itu pada kondisi normal, kita sudah tidak memerlukan lagi minuman isotonik.

Dan dibalik kesan manfaat dan kesegarannya, ternyata minuman ini dapat membahayakan bila dikonsumsi berlebihan. Minuman ini hanya cocok dikonsumsi oleh atlet yang menggeluti olah raga berat. Pada atlet olah raga berat kebutuhan natrium lebih tinggi yatu sekitar 5-7 gram per hari. Kelebihan ion-ion tubuh akan menyebabkan hipertensi.

Beberapa iklan isotonik justru berani menyebutkan bahwa minuman ini jauh lebih baik dari air biasa tanpa menjelaskan kondisinya. Iklan-iklan tersebut memperlihatkan dan memakai model oang biasa sebagai konsumen isotonik. Minuman itu juga di tenggak pada kondisi biasa, seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebih. Hal ini dapat memberi informasi yang keliru pada masyarakat.

Produsen juga seharusnya mencantumkan berapa jumlah garam dalam minuman isotonik dan juga berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia per hari. Jadi meski keliahatannya menyegarkan, hati-hatilah bila mengkonsumsi isotonik.

Sumber: Kompas, edisi 29 Juni 2008

Read more...

Thursday, April 24, 2008

Bunuh diri yang santun


Wah..wah..wah..

Manusia emang semakin lama semakin pintar dan kreatif. Di detik.com diberitakan saat ini di jepang sedang trend kasus bunuh diri dengan menggunakan detergen. Lho.. koq bisa? Caranya gimana?

Detergen akan menghasilkan gas beracun hidrogen sulfida. Biasanya detergen yang digunakan adalah detergen pakaian. Bagaimana bisa detergen dapat menghasilkan gas beracun hidrogen sulfida saya sendiri masih gelap. Disitu tidak dijelaskan. Tapi sepengetahuan saya kalau pemutih, seperti Suncline, Bycline, dll, memang dapat menghasilkan gas chlor yang juga berbahaya bila dicampur dengan detergen pakaian.

Tapi yang menarik adalah kebanyakan pelaku bunuh diri di jepang masih memperdulikan keselamatan orang lain. Seorang perempuan pelaku bunuh diri masih sempat menuliskan pesan berbunyi ”ruangan ini dipenuhi gas beracun” di depan pintu apartemennya. Seorang lelaki yang bunuh diri di dalam mobilnya juga menulis pesan di pintu mobil, ”mobil ini dipenuhi oleh gas hidrogen sulfida beracun”. Pelaku bunuh diri lain juga menuliskan pesan serupa di kaca depan mobilnya, ”Jangan dibuka. Gas berbahaya”.

Coba lihat mereka!! Meski bunuh diri, tapi mereka tetap memperhatikan keselamatan orang lain. Bunuh diri yang safety. Hi.hi.. maaf lho bukannya saya guyon atau menyepelekan kasus pembunuhan diri sendiri ini. Saya hanya ingin mencermati budaya bangsa lain yang saking menghayatinya, sampai-sampai melaksanakan prosesi bunuh diri saja masih sempat memikirkan efek tindakannya bagi keselamtan orang lain. Mereka masih sempat menuliskan peringatan berbahaya demi mencegah jatuhnya korban selain mereka.

Coba bandingkan dengan budaya kita. Indonesia. Yang penting saya dulu. Aku dulu. Orang lain masa bodoh. Saya senang.. orang lain susah.. gakpapa!! Saya sehat.. orang lain sakit... gak masalah!! Saya untung.. orang lain rugi.. emang itu yang di cari!! Saya selamat.. orang lain hancur..! ha..ha..ha.. saya tertawa.

Banyak contoh. Banyak sekali. Dari mulai yang kecil seperti membuang sampah sembarangan, sampai budaya korupsi dan kolusi.

Tapi yah gimana lagi. Seperti teman saya bilang. “Kalau gak mikirin diri sendiri, gimana bisa hidup di negeri ini..”.

Jadi inget lagu Doel sumbang nih.

peliharalah sifat egois itu baik baik, percayalah iblis akan berserta kita..


Read more...

Sunday, April 13, 2008

PILKADA Jawa Barat

PILKADA Jabar sudah menunjukkan hasilnya. Menurut hasil perhitungan quick count dari sejumlah lembaga independen, yang menang adalah pasangan Heryawan dan Dede Yusuf dengan perolehan suara 43% . Sedangkan pasangan Agum gumelar dan Nu’mad Abdul hakin pada posisi kedua dengan perolehan suara 34% dan pasangan Danny Setiawan dan Iwan Sulandjana dengan perolehan suara 23%.

Yang menarik adalah lagi-lagi seorang selebritis menang dalam pemilu. Apakah hal ini merupakan petunjuk bahwa dalam menentukan pemimpin, rakyat masih melihat pada kepopuleran dan bukan pada kemampuan. Atau keduanya, selain mampu, untuk menang dalam pemilu harus juga populer. Ada juga yang bilang pasangan HADE menang karena Dede Yusuf lebih ganteng dari pasangan lainnya. Apa betul pertimbangan rakyat Jabar dalam memilih pemimpinnya sedangkal itu? Asal ganteng/cantik dan populer pasti mereka pilih. Memang ganteng dan populer tidak masalah, asal mereka memiliki kemampuan.

Semoga saja partai yang mengusung para calon pemimpin menyeleksi lebih dulu para kandidat yang akan diusungnya dan bukan semata-mata karena melihat sang calon memiliki prospek meraih suara terbanyak tanpa mempertimbangkan kemampuan orang tersebut untuk menjadi pemimpin. Sehingga siapapun nanti yang menang, dia dapat menjadi pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa rakyat ke arah yang lebih baik.

Tapi patut juga ditanyakan, apakah pasangan HADE menang karena memang adanya seorang Dede Yusuf atau karena memang mesin politik yang mengusungnya yang hebat. Dede Yusuf sendiri sempat ragu karena dua hari menjelang pemilu, dia masih dikatakan sebagai anak bawang. Sejumlah poling juga menempatkan pasangan HADE di urutan paling buncit.

Satu hal yang saya tidak suka adalah ulah dari petinggi PAN yang merayakan kemenangannya terlalu berlebihan. Kesan sombang dan arogan pun ditunjukkan oleh ketua umum PAN Soetrisno Bachir. Kemenangan ini katanya merupakan tanda kemenangan PAN pada pemilu 2009. Pesta dangdut di DPP-pun di gelar pada malam harinya. Sementara itu orang-orang PKS yang juga mengusung HADE justru menjaga kotak suara sampai malam. Mereka-pun lebih banyak diam dalam merayakan kemenangan.

Ambisi SB untuk menang terlihat jelas dengan janjinya bahwa setiap DPD yang bisa nomor satu di pemilu legislatif, akan dibangunkan kantor senilai Rp 300-500 juta. Wah.. betul-betul janji yang menggiurkan. Sepertinya materi masih menjadi andalan untuk memenangkan pemilu. Mendengar ini saya malah mencibir. Orang lainpun saya yakin demikian. Sementara banyak rakyat yang lapar, gedung sekolah yang sangat memprihatinkan, SB malah menjanjikan untuk membangun kantor DPD ratusan juta. Kalau nanti dia mencalonkan diri di pemilu 2009, amit-amit jabang bayi, saya gak akan milih.

”Ini tanda kemenangan PAN. Kenapa GOLKAR dan PDIP bisa menang, PAN nggak bisa..” sesumbarnya.

Sepertinya PAN sangat bangga dan puas dengan kemenangan ini. PAN-pun siap untuk kembali berpasangan dengan PKS pada pemilu 2009 nanti. Capres dari PAN (Amien Rais or SB sendiri??) dan Cawapres dari PKS. Haduh.. apa ndak terbalik? Mereka pikir kemengan kali ini karena peran mereka. Padahal saya justru berpendapat. Kalau saja PAN tidak berpasangan dengan PKS, mereka pasti tidak akan menang. Saya bicara seperti ini karena saya melihat peran anak-anak PKS sangat aktif. Sampai-samapi mereka mengirimkan pesan by email dan YM untuk mencari dukungan.

Selamat buat HADE, selalu ingat amanah seorang pemimpin sangat besar. Utamakan kepentingan rakyat dan keadilan.

Read more...

Wednesday, April 9, 2008

Gratifikasi gadis, mau donk...


Dunia berita tanah air sekarang ini sedang diramaikan dengan tertangkapnya politisi muda dari PPP, Al Amin Nasution. Kasusnya sehubungan dengan alih fungsi hutan lindung di pulau Bintan untuk pembangunan Bandar Sri Bintan sebagai ibukota kebupaten Bintan. Permasalahan ini dibahas oleh komisi IV DPR dimana Amin menjadi salah satu anggotanya. Amin dituduh menerima suap untuk memuluskan peralihan fungsi hutan lindung tersebut menjadi ibukota kabupaten Bintan. Bersama Amin tertangkap juga Sekda kabupaten Bintan Azirwan.

Sebelumnya Amin memang kerap menjadi objek berita para wartawan. Namun semuanya sehubungan Amin sebagai suami dari penyanyi dangdut Kristina yang mempopulerkan lagu 'Jatuh bangun'. Baru pertama kali ini Amin diberitakan sehubungan dengan pekerjaannya sebagai politisi, dan langsung 'hits'. Mungkin seharusnya Amin mendapatkan double platinum.

Barang bukti (Barbuk) yang di sita berupa uang 71 juta rupiah, namun oleh Sekda Bintan dia dijanjikan 3 miliar rupiah. Fiuh.. lagi-lagi DPR yang katanya badan representasi rakyat, penyambung lidah rakyat, malah terbukti melakukan tindakan yang memalukan. Entah bagaimana lagi caranya agar para pejabat dan wakil rakyat bisa dipercaya. Kepercayaan yang sudah semakin tipis ini justru dihapus dan dilunturkan oleh tingkah mereka sendiri.

Celakanya mereka sepertinya tetap tidak merasa ada yang salah, dan justru menganggap mereka itu bersih dan suci. Saya ingat saat salah satu lagu SLANK (peace man..) yang berjudul ‘Gossip Jalanan’ diperkarakan oleh BK DPR karena terdapat kata-kata yang dirasa menghina dan mencemarkan DPR. Bahkan BK DPR berencana untuk menggugat grup musik SLANK namun akhirnya dibatalkan.

Cuplikan kata-kata dalam lagu ’Gossip jalanan’ adalah sebagai berikut:

Mau tau gak mafia di senayan
kerjanya tukang buat peraturan
bikin UUD ujung2nya duit..

Ha..ha.. BK pun sewot. Mana ada maling mengaku maling. Tapi akhirnya terbukti!! Fakta memberikan nilai 100 untuk lirik lagu tersebut karena benar tepat. Dengan kasus Amin saat ini menambah panjang fakta-fakta yang membuktikan lagu Bim bim dan kawan-kawan. Saya jadi ingin tau bagaimana ya reaksi dan perasaan para anggota BK DPR?

Namun.. yang paling menarik adalah kenyataan terdapat seorang gadis muda cantik bersama para tersangka saat penggerebekan. Peran gadis tersebut banyak ditanyakan. Kuat perkiraan gadis tersebut berperan sebagai bonus Amin. Ha..ha.. saya baru tau kalau gratifikasi tidak hanya dalam bentuk uang atau barang, tapi juga berupa bonus gadis. Di koran Tempo dijelaskan secara detail perihal ’bonus’ ini. Umur sekitar 20-an, cantik, mengenakan sweater coklat dan celana hitam ketat, rambut lurus sepinggang, putih dan berwajah oriental. Wah.. pernyataan yang mendorong imaginasi bukan?

Hmm..saya jadi berandai-andai, kalau saja bonus akhir tahun juga tidak hanya berupa uang seperti bonusnya Amin.

Hush.. sapu..sapu..!! Otak saya perlu di sapu..!


Lirik Gossip Jalanan

Read more...

Monday, March 17, 2008

World silent day..


Rekan-rekan penghuni bumi,

Berikut ini kami sampaikan himbauan dan ajakan mematikan peralatan listrik selama empat jam pada 21 Maret 2008 dari jam 10-14 dengan mematikan alat elektronik, sebagai bagian dari kontribusi individu mengurangi emisi gas rumah kaca. Ini adalah langkah awal kampanye mencanangkan 21 Maret sebagai HARI HENING DUNIA (World Silent Day).

Kampanye tersebut dipelopori masyarakat dan LSM Bali yang tergabung dalam Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim pada konferensi PBB mengenai perubahan iklim di Bali Desember 2007 lalu. 21 Maret adalah juga Hari Air dan hari pertama musim semi di utara – simbolisasi dari kehidupan.


BERI SATU HARI UNTUK BUMI BERNAFAS
HARI HENING SEDUNIA – 21 MARET

Kirimkan berita dan cerita hening versi Anda sendiri ke : mysilent@worldsilen tday.org

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai World Silent Day dapat menghubungi:
info@worldsilentday .org
www.worldsilentday. org

Salam Hening
Kolaborasi Bali untuk Perubahan iklim

Alamat:
Jl.
Pengubengan Kauh 94
Kerobokan, Kuta, Bali
+62 361 735321

Read more...

Sunday, March 2, 2008

Link Back Bone Jakarta-Batam putus

Beberapa hari terakhir koneksi internet di tempat saya mengalami gangguan. Sebentar nyambung, lama putus. Malah terakhir putus sama sekali. Anehnya gangguan ini hanya untuk situs-situs luar negeri, termasuk google dan blogspot.com-nya. Alhasil sama sekali tidak dapat ’ngintip’ blog pribadi juga blog orang lai. Padahal salah satu hobby saya adalah mengunjungi dan melihat-lihat isi blog orang lain.

Usut punya usut ternyata pada tanggal 29 Februari kemaren, pada pukul 04.30 WIB link backbone jalur Jakarta-Batam terputus akibat terkena pekerjaan flyover di Palembang (koq bisa ya..??). Hal ini menyebabkan sebagian koneksi ke situs luar negeri mengalami gangguan.

Tapi sekarang saat ini saya sudah dapat posting lagi, berarti semua sudah normal. Tapi koq Yahoo masih belum bisa dipakai ya?? Atau karena koneksi internet saya lemot??

Maklum, gratisan..

Cuma numpang.. :))

Read more...

Monday, January 28, 2008

Soeharto wafat

Akhirnya, setelah masa-masa yang dramatis, bapak pembangunan era orde baru, Haji Mohammad Soeharto, meninggal pada hari Minggu, 27 januari 2008 pukul 13.10 WIB. Pak Harto dirawat di rumah sakit pusat pertamina (RSPP) selama hampir satu bulan. Selama itu juga pemberitaan tentang pak Harto menghiasi seluruh media massa. Menenggelamkan berita bencana alam yang sebelumnya mendominasi. Korban lumpur lapindo-pun hilang tak berbekas.

Setelah 32 tahun menjadi orang paling berkuasa, ternyata pengaruh pak Harto masih tetap ada sampai wafatnya. Ribuan orang ikut mengiringi dan menghadiri proses pemakaman beliau di Astana Giribangun, Solo, jawa tengah.

Kini pak Harto telah tenang (mudah-mudahan tenang) di alam kubur. Sebagai seorang manusia mungkin rakyat indonesia yang merasa dirugikan dan di zalimi sudah memaafkan beliau. Namun proses hukum perdata harus tetap dijalankan. Hukum di Indonesia harus ditegakkan.

Saya tidak akan berkomentar banyak. Karena saya malas berkomentar. Saya menulis ini karena wafatnya Soeharto adalah peristiwa penting dan bersejarah. Dan saya tidak ingin peristiwa sepenting ini tidak ada di blog saya. :)

Saya hanya bisa berdoa, semoga amal kebaikan beliau di masa hidup di terima oleh Allah, dan segala kesalahan beliau dimaafkan.

Read more...

Monday, November 5, 2007

Wajib Militer bagi rakyat Indonesia

Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Departemen Pertahanan Budi Susilo Supanji memastikan, awal tahun depan draf Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan selesai dimatangkan di tingkat panitia antardepartemen dan akan diajukan pembahasannya di DPR.

Perundang-undangan itu akan menjadi dasar bagi pemerintah merekrut dan memobilisasi masyarakat sipil sebagai kekuatan perlawanan fisik bersenjata (kombatan) dalam menghadapi ancaman militer, bersama TNI sebagai komponen utama. Untuk selanjutnya WNI yang berusia antara 18-45 tahun akan diharuskan mengangkat senjata bersama dan dibawah komando TNI jika terjadi ancaman serangan militer terhadap NKRI.

Mungkin ini mirip dengan ‘angkatan kelima’ pada masa pemerintahan Soekarno atau dengan Keamanan Rakyat (Kamra) yang dibentuk oleh era orde baru dibawah pemerintahan Pak Harto.

Setiap warga negara berusia 18-45 tahun wajib mengikuti jika negara atau pemerintah telah menunjuk atau menugaskannya. Kewajiban tersebut juga berlaku ke seluruh perusahaan maupun institusi, baik swasta maupun pemerintah, yang mempekerjakan orang yang ditunjuk tadi untuk memberi izin.

Bagi saya hal ini tidak menjadi masalah karena sesuai dengan UUD 1945 bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban untuk membela kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia. Dengan catatan ini dilakukan jika dan hanya jika ancaman kedaulatan terjadi karena serangan dari luar, misal serangan dari negara lain. Namun jika wajib militer dibentuk untuk menghadapi serangan internal semacam gerakan separatis, serangan teroris dalam negeri, konflik, maka ini sama saja dengan mengadu domba rakyat.

Selain itu juga, ini harus dilakukan dengan persiapan yang baik dan penuh kehati-hatian. Karena mengingat kondisi rakyat Indonesia yang masih seperti ini, saya khawatir jika malah akan terjadi perselisihan antara sipil dan pihak tentara sendiri, mengingat sampai sekarang hubungan antara sipil dan tentara masih terdapat kecurigaan. Jadi bukannya menambah kekuatan, tapi malah membuat perang saudara sipil dan tentara.

Selain itu, perlu dipertimbangkan terjadinya perang sipil-sipil. Coba anda bayangkan, tanpa senjata saja sudah banyak konflik dan pertengkaran antar sesama rakyat Indonesia dengan memakan korban yang tidak bisa dibilang sedikit, hanya karena perbedaan suku, kepentingan dan golongan. Apalagi jika rakyat dipersenjatai, akan seperti apa jadinya??

Walaupun saya yakin, jika nanti bangsa kita mendapatkan ancaman dari luar, pastilah semua rakyat Indonesia akan bersatu melupakan semua perbedaan yang ada guna menghadapi dan membela kedaulatan NKRI. Nasionalisme rakyat masih tinggi.

Tapi sekali lagi, untuk menjalankan dan merealisasikan wajib militer bagi rakyat, perlu dipersiapkan betul agar masyarakat betul-betul siap dan mampu serta menerima hal ini.

Andai jika betul Wamil dilaksanakan di Indonesia, berbahagialah kaum wanita. Mereka paling-paling hanya menjadi perawat dan juru masak. Tapi kaum lelaki seperti saya... harus berada di garis depan pertempuran. Nasib..nasib.. :))

Read more...

Wednesday, October 24, 2007

Geng Motor Bandung

Baru-baru ini saya membaca berita di berbagai media tentang ulah para anggota geng motor di kota kembang Bandung yang sudah sangat meresahkan. Tawuran, pengeroyokan dan pemukulan sudah menjadi aktivitas yang rutin mereka lakukan. Bahkan orang yang tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa kerap menjadi korban aksi brutal para anggota geng motor yang sebagian besar masih ABG (Anak Baru Gede) ini.

Saya menjadi penasaran apa sih yang dimaksud dengan geng motor? Di Jakarta sendiri banyak perkumpulan-perkumpulan sepeda motor seperti Yamaha Jupiter Owner Community (YJOC), Honda Tiger Bikers Club (HTBC), Jakarta Mio Club (JMC), dan masih banyak lagi perkumpulan-perkumpulan sejenis. Apakah ini sama dengan geng motor yang telah membuat Bandung geger? Jika beda, dimana letak perbedaannya?

Di picu rasa penasaran dan keingintahuan, saya pun rela memelototi monitor PC berjam-jam guna mencari informasi terkait.

Ada beberapa tulisan yang membahas tentang seluk beluk dan tingkah polah para anggota geng motor Bandung, namun yang paling lengkap adalah tulisan Mulyani Hasan yang dalam dan detail tentang sejarah geng motor Bandung.

Disini sedikit saya kutip artikel tersebut, saya pilih yang cukup memberikan informasi tentang geng motor kota bandung. Untuk lebih jelasnya dapat anda lihat di situs blog Mulyani Hasan http://mulyanihasan.wordpress.com/2007/04/27/geng-motor-di-bandung/.

Ada empat geng motor yang paling besar di Bandung yakni Moonraker , Grab on Road (GBR), Exalt to Coitus (XTC) dan Brigade Seven (Brigez). Keempat geng itu sama- sama eksis dan memiliki anggota di atas 1000 orang. Kini mereka mulai menjalar ke daerah- daerah pinggiran Jawa Barat, seperti Tasikmalaya, Garut, Sukabumi, Ciamis, Cirebon dan Subang.

Kita mulai saja dengan Moonraker. Inilah konon ruh dari semua geng motor di Bandung. Moonraker lahir pada tahun 1978. Sel-sel komunitas ini, dirajut oleh tujuh orang pemuda yang sama-sama hobi balap.

Nama “Moonraker” diambil dari salah satu judul film James Bond yang kondang ketika itu. Awalnya mereka mengusung bendera berwarna putih-biru-merah dengan gambar palu arit di tengahnya. Namun, karena pemerintah Indonesia saat itu melarang ideologi tertentu yang identik komunisme (yang bersimbolkan palu arit), mereka lalu mengganti bendera kebanggaannya dengan warna merah-putih-biru, bergambar kelelawar. Gambar ini mereka adopsi dari lambang “Hell Angel”, sebuah kelompok motor di Amerika Serikat. Kelompok ini konsisten dengan sistem keorganisasiannya. Setiap tahun ada penggantian kepengurusan dan membuat program-program kerja. Struktur Organisasinya terdiri atas Divisi Balap, Panglima Perang (Paper), dan Tim SWAT atau regu penyelamat.

“Panglima Perang” mungkin terdengar unik dalam sebuah organisasi pencinta motor. Istilah ini biasanya digunakan oleh lembaga keamanan atau kelompok bersenjata. Di Moonraker sendiri, Panglima Perang bertugas mengkoordinir anggota pada saat terjadi tawuran, atau sebagai pembuat keputusan pada saat terjadi bentrok dengan kelompok lain. Jika ada keputusan perang, informasi menyebar ke seluruh anggota paling lama dalam waktu 24 jam.

Bagi para pembangkang yang melanggar tata tertib organisasi, sudah disiapkan tempat yang mereka sebut dengan nama “Sel 13,” semacam mahkamah pengadilan. Tempat ini paling dihindari oleh semua anggota. Jangan mengharap sebuah proses hukum layaknya sebuah lembaga pengadilan. Di sini para pembangkang itu akan mendapat penyiksaan dari senior-seniornya.

Kategori pelanggaran itu antara lain memakai dan mengedarkan narkoba, bertindak melanggar hukum dan menjalin hubungan kasih dengan sesama anggota Moonraker. Pengikut Moonraker semakin lama, terus membengkak. Kini tercatat anggotanya mencapai 1.400 orang, tersebar di berbagai wilayah.

Menurut Dandy Alfandy, salah satu pentolan Moonraker, sejak awal kelompok ini berorientasi pada balapan. Konflik dengan geng XTC (musuh terbesar Moonraker) pertama kali dipicu saat berlangsung kompetisi Road Race piala Djarum Super tahun 90-an. Persoalannya sepele saja, hanya senggol-menyenggol di arena balapan, entah siapa yang memulai. Puncaknya, terjadi tawuran besar-besaran antara ke dua geng ini pada tahun 1999. Satu orang meninggal dunia pada peristiwa itu. Hingga kini dendam sejarah itu masih mengendap dari generasi ke generasi.

XTC punya anggota lebih banyak dari Moonraker. Siapa mereka? XTC atau Exalt To Coitus lahir pada tahun 1982 oleh 7 orang pemuda. Belakangan nama itu diganti menjadi Exalt To Creativity, karena nama semula agak berbau porno. Mereka membawa bendera berwarna paling atas putih-biru muda-biru Tua. Di tengahnya ada gambar lebah yang melambangkan solidaritas antar anggota. Bila salah satu di antara mereka ada yang diserang, maka yang lainnya akan membela.

Mereka kini mendirikan Sexy Road Indonesia, kumpulan gengster XTC se-Indonesia yang berpusat di Bandung, untuk memfasilitasi anggotanya yang sudah melebihi 10.000 orang. Tak hanya Moonraker sebenarnya. Brigez dan GBR, juga menyatakan permusuhannya terhadap XTC. Brigez yang paling antipati terhadap geng yang satu ini. Asal muasal terjadinya permusuhan tidak jelas sampai sekarang. Namun, baik XTC maupun Brigez menyatakan perang satu sama lain hingga saat ini.

“Setiap gengster ingin menjadi yang nomor satu, kenyataannya kami memang yang paling banyak anggotanya,” ujar Ari Rinaldi, salah satu anggota XTC mencoba menjawab alasan mengapa XTC banyak dimusuhi oleh geng lain. Ari Rinaldi tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung. Pasukan ini juga memiliki Koordinator Perang, untuk mempermudah koordinasi jika terjadi tawuran atau pada saat akan melakukan perbutan wilayah. Perebutan wilayah termasuk upaya dalam rangka memperluas daerah kekuasan dan meningkatkan prestise dikalangan gengster. Menurut Felix, penyerangan biasanya dilakukan diam-diam ke basis-basis lawan.

Anggota XTC, banyak anak-anak dari lingkungan TNI atau Polisi. Tak heran, jika terjadi perang senjata api banyak beredar.

Lalu, mengapa geng motor identik dengan kekerasan?“Itu karena aparat yang menciptakan. Mereka sering main gebuk sembarangan. Kami memang sering merampas motor milik geng lain saat bentrok, istilahnya rampasan perang. Tapi motor itu langsung kami bakar, tidak dijual atau dimiliki oleh salah satu dari kami,” kata Iskandar. “Mungkin bagi polisi tindakan itu termasuk kriminal, tapi menurut kami bukan,”tambahnya.

Iskandar termasuk pentolan XTC, ia juga ketua sebuah lembaga yang bergerak di bidang penyediaan jasa pengamanan, Bodyguard Security Service (BOSS). Markas BOSS dulu sering dijadikan tempat nongkrong anak-anak XTC. Dalam pertemuan itu, ketua XTC Avi Vabio akrab dipanggil Pepi, juga ada. Usianya jauh lebih muda. Ia ternyata salah satu karyawan bank berplat merah di Jawa Barat.

Dadan salah seorang anggota XTC mengatakan bahwa telah terjadi selisih paham di antara anggota XTC sendiri. “Ada kelompok yang berusaha memanfaatkan massa XTC untuk kepentingan politik. Padahal harapan kami, ada ruang untuk berkreatifitas,” ujarnya. Malam itu Dadan membawa anak laki-lakinya yang masih berusia sekitar 2 tahun. Pepi mengaku sering diajak berunjukrasa dengan iming-iming uang. “Kami bahkan pernah terlibat dalam tim sukses Aa Tarmana, kandidat Walikota Bandung, tapi kalah,” kata Pepi. “Beberapa partai politik pernah meminta massa dalam jumlah tertentu untuk kampanye. Pada pemilu 2004, partai Demokrat juga meminta massa. Biasanya kami dibayar per kepala, ya lumayan lah..”Beberapa hari lalu mereka juga mengirim 200 motor pada perayaan ulang tahun Partai Demokrasi Pembaruan di Lapangan Gasibu Bandung.

Tidak menutup kemungkinan pada kampanye-kampanye atau unjukrasa itu bertemu dengan geng motor lain. Tapi kalau dalam urusan ini, mereka memilih damai.

Pertengahan 2003, XTC melakukan penyerangan sensasional. Mereka menyerang kantor kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Bandung. Semua anggotanya tumpah ruah mengepung kantor Polwiltabes. Mereka kecewa karena tidak diberi izin pada saat mau mengadakan bakti sosial, akibat ada kesalahpahaman antara poilsi dengan panitia. Polisi tak bisa berbuat banyak menghadapi ribuan massa yang memadati Jalan Merdeka sepanjang kurang lebih 3 Kilo Meter. Beberapa orang yang dituduh provokator ditahan di kantor Polwiltabes Bandung.

“Kalau gak ada XTC ya gak rame, gak akan terjadi perang,” Iskandar menambahkan. Tapi ia menitip pesan untuk para aparat: “tolong rangkul kami, masa GAM dengan RI saja bisa berdamai?”

TAHUN 1980-an juga ditandai kelahiran Brigez dan GBR.

Brigez lahir di SMUN 7 Bandung, sesuai dengan namanya Brigade Seven. Sejak masih embrio pada tahun 80-an geng ini merupakan rival terberat XTC. Awal terbentuknya tak lebih dari hanya sekadar kumpul-kumpul biasa. “Kami hanya ingin bebas menjalankan motor, tidak pakai helm, tidak pakai lampu apalagi rambu-rambu,” kata Ilmanul, salah satu pendiri Brigez. Dulu geng ini hanya beranggotakan tidak lebih dari 50 motor. Kini pengikutnya mencapai ribuan motor dan tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Sistem pengorganisasiannya tidak jelas. Tidak ada pengurus, hanya ada ketua yang bertugas mengkoordinir saja.

Warna bendera negara Irak tanpa huruf Arab di tengahnya, menjadi lambang identitas kelompok ini dengan kelelawar hitam sebagai simbolnya. Nama Brigez acapkali diplesetkan menjadi Brigade setan atau Brigade Senja, karena mereka sering nongkrong bersamaan dengan kepulangan sang surya.

Berbeda dengan XTC, Brigez identik dengan sikap anti birokrasi. Mereka menolak bersimbiosis dengan lembaga plat merah atau ormas bentukan kelompok politik tertentu. Menurut Ilmanul, lamaran dari Ormas Pemuda Pancasila untuk bergabung, ditolaknya mentah-mentah. Kalau pun ada anggotanya yang menjadi kader partai, itu lebih bersifat individu dan tidak membawa bendera Brigez. Bersamaan dengan Brigez, muncul pula Grab on Road (GBR). Yang berbeda, geng ini dilahirkan di lingkungan SMPN 2 Bandung. Mereka tak rikuh kebut-kebutan, sekalipun banyak yang belum pegang surat ijin mengemudi.

Kelompok ini mengidentifikasi diri dengan segala sesuatu berbau Jerman, paling tidak warna benderanya hitam-merah-kuning (urutan dari atas ke bawah). Meski lahir di SMPN 2 Bandung, anggota GBR beragam. Bukan hanya siswa atau alumni sekoah itu saja, tapi kalangan umum lain.

Supiana, Pebina Urusan Kesiswaan SMPN 2 Bandung, menolak sekolahnya diidentikan dengan geng. “Tidak ada fakta bahwa GBR berdiri di SMPN 2,” ujarnya. Namun ia membenarkan halaman sekolahnya dijadikan tempat bergerombol pada sekitar tahun 80-an.

MASUK ke dalam komunitas ini tidak cuma-cuma. Calon anggota Moonraker, misalkan, tak jarang diwajibkan mengendarai motor tanpa rem dari Lembang hingga Jalan Setibudhi Bandung. Jaraknya sekitar 15 kilometer.

Kalau tidak disuruh ngebut tanpa rem, anak baru dipaksa berkelahi dengan seniornya. Pendeknya, mereka tampil pada panggung kehidupan sosial dengan menawarkan model-model kekerasan. Diakui atau tidak, itulah pola yang terbentuk melalui berbagai gerakan yang mereka tampilkan. Tindakan kekerasan seperti kebutuhan spritual untuk membentuk identitas kelompoknya.

“Tindakan melanggar hukum memang ada, hanya agar orang lain tahu bahwa kami ada,” kata Ilmanul, anggota Brigez itu. Ia kini berusia 27 tahun dan kini berwiraswasta. “Kalau soal membuka jalan dan memukul spion mobil orang, itu biasa dan sering dilakukan pada saat konvoi. Ada juga yang mencuri, tapi uangnya digunakan rame-rame untuk pergi keluar kota atau konvoi,” tambahnya. Setiap geng memang tidak membenarkan tindakan itu, tapi ada tradisi yang tidak tertulis dan dipahami secara kolektif bahwa tindakan itu adalah bagian dari kehidupan jalanan. Apalagi jika yang melakukannya anggota baru yang masih berusia belasan tahun. Mereka “mewajarkannya” sebagai salah satu upaya mencari jati diri.

Yopi, anggota GBR berusia 25 tahun, punya pengalaman yang membuat jantungnya bertabuh. Pada suatu malam di Jalan Cihampelas, dia bersama seorang temannya menghadang dan mengancam seorang pengendara motor. Setelah berhasil mematahkan keberanian orang itu, ia dan temannya justru bingung mau melakukan apa. Akhirnya keduanya sepakat untuk mengambil uang secukupnya dari dompet korban, lalu kabur sekencang-kencangnya. “Deg-degan, tapi puas karena gak tertangkap polisi,” kenang Yopi seraya tersenyum lebar.

Ada juga inisiasi yang lain. Untuk menjadi anggota senior, misalkan. Ia tidak cukup dengan berapa lama dia bergabung di geng itu, tapi butuh pembuktian bahwa orang itu berani melakukan hal yang paling beresiko sekalipun. Semakin tinggi resiko yang dia ambil, semakin tinggi pula penghormatan atas dirinya Senior adalah kedudukan penting bagi geng. Seorang senior mempunyai keleluasaan dalam hal apapun. Ia juga mempunyai hak menentukan keputusan terhadap para junior. Kedudukan senior bahkan lebih tinggi di atas ketua geng. Senior bisa memutuskan salah atau benar dan menghukum junior dengan caranya sendiri.

Wendy Pranandha, anggota GBR, mengatakan peran senior amat menentukan. Sekali saja ada anggota yunior tidak kelihatan kumpul wajib setiap malam minggu, si senior akan menghajar sesuka hatinya, tak peduli alasan apapun. Kekerasan seolah mewakili spirit mereka. Mungkin juga mereka menganggap itu pilihan
gaya hidup.

PERLU dibedakan antara geng motor dengan Club Motor. Geng motor adalah kumpulan orang-orang pecinta motor yang doyan kebut-kebutan, tanpa membedakan jenis motor yang dikendarai. Sedangkan Club Motor biasanya mengusung merek tertentu atau spesifikasi jenis motor tertentu dengan perangkat organisasi formal, seperti HDC (Harley Davidson Club), Scooter (kelompok pecinta Vesva), kelompok Honda, kelompok Suzuki, Tiger, Mio.
Ada juga Brotherhood kelompok pecinta motor besar tua. Tapi kalau soal aksi jalanan, semuanya sama saja. Kebanyakan sama-sama merasa jadi raja jalanan, tak mau didahului, apalagi disalip oleh pengendara lain.

sumber: http://mulyanihasan.wordpress.com/ ; http://www.tempointeraktif.com/


Read more...

Tuesday, October 9, 2007

Penduduk Indonesia Stress

Ternyata hari ini, 10 Oktober, adalah hari Kesehatan Jiwa sedunia. Ini baru saya sadari ketika mendengar satu perbincangan di radio tentang kesehatan jiwa rakyat Indonesia. Berbicara tentang kesehatan jiwa, tidak lepas dari bicara tentang penyakit-penyakit jiwa.

Pada koran Tempo, edisi Rabu 10 Oktober 2007, terdapat berita yang mengatakan organisasi kesehatan dunia (WHO) baru-baru ini merilis data yang mengejutkan. Ada 24 dari setiap 100 ribu penduduk Indonesia yang bunuh diri setiap tahun. Angka itu amat tinggi, jauh di atas rerata angka bunuh diri dunia, yakni 15.1 per 100 ribu penduduk. Itu berarti dari sekitar 220 juta penduduk Indonesia sekarang, tiap tahun ada 50 ribu orang yang mengakhiri hidup mereka sendiri. Jadi setiap hari rata-rata 136 orang bunuh diri. Wow..angka yang sangat fantastis.

Meski salah seorang budayawan, Emha ainun najib, mengatakan bahwa penduduk Indonesia mempunyai toleransi yang lebih dari pada normal untuk mengakomodir tekanan-tekanan penyebab stress. Namun rupanya penduduk sudah tidak mampu lagi menahan segala permasalahan yang terus saja meningkat. Hal ini karena negeri ini memiliki segala persyaratan untuk menenggelamkan penduduknya dalam gangguan jiwa. Bahkan Jakarta telah menjadi tempat pusat bagi segala penyebab terjadinya stress.

Banyaknya penganggur, angka kemiskinan meroket, pendidikan amburadul, para pemimpin sibuk menggemukkan kantong pribadi, dan hukum malu-malu ditegakkan. Seluruh kombinasi keadaan itu dengan mudah menciptakan situasi depresif.

Yang membuat kita prihatin saat ini anggaran untuk kesehatan jiwa hanya sedsuil, yakni 1 persen dari total anggaran pemerintah pusat yang Rp 3 triliun.

Dengan makin seriusnya persoalan kesehatan jiwa, kini saatnya pemerintah pusat ataupun daerah bergerak. Segera benahi kekeliruan dalam penanganan kesehatan nasional. Jangan biarkan Indonesia di penuhi oleh orang-orang stress.

sumber: tempo, 10 Oktober 2007; radio KBr 89.2 FM

Read more...